9 WNA Asal Malaysia Dideportasi Dari Nunukan, Sempat Diduga Terlibat Penyelundupan Sabu

, NUNUKAN – Sembilan WNA asal Malaysia dideportasi dari Nunukan, Selasa (11/4/2023) pagi.

Mereka dideportasi melalui Pos Lintas Batas Internasional, Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan, Kantor Imigrasi Nunukan, Reza Pahlevi menjelaskan dari 9 WNA Malaysia yang dideportasi, 6 di antaranya terjaring oleh TNI-Polri saat melakukan pengungkapan penyelundupan sabu-sabu di Kecamatan Lumbis.

“Jadi 6 orang WNA Malaysia itu sempat diduga terlibat dalam penyelundupan sabu tapi tidak terbukti kepemilikannya. Namun, karena mereka warga Malaysia yang tidak memiliki dokumen, makanya dilimpahkan kepada kami,” ujar Reza Pahlevi kepada .

Tindakan deportasi 9 WNA Malaysia itu dilakukan sebagai langkah penegakan hukum terhadap pelanggaran Imigrasi dan illegal entry yang dilakukan oleh para WNA tersebut.

“Mereka ada 9 orang yang kami deportasi setelah menjalani masa detensi di ruang detensi Imigrasi Nunukan. Lamanya masa tahanan mereka berbeda-beda. Ada yang 24 hari, 26 hari, dan 28 hari,” kata Reza.

Sementara itu, 3 WNA Malaysia lainnya terjaring kegiatan pengawasan petugas Imigrasi Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

“Mereka masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur ilegal karena tidak punya dokumen. Tujuan mereka mau pulang kampung di Sulawesi Selatan (Sulsel) gunakan kapal Pelni. Begitu ada pemeriksaan dokumen di Pelabuhan Tunon Taka, mereka tidak bisa tunjukkan dokumen,” ujar Reza.

Menurutnya, WNA Malaysia yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen dan izin yang sah serta tidak melewati tempat pemeriksaan Imigrasi, dikenakan tindakan administratif Keimigrasian berdasarkan Pasal 75 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian berupa pendeportasian.

“Kesembilan WNA Malaysia itu kami berikan tindakan administratif berupa pendeportasian, setelah melakukan pendalaman. Sembari menunggu verifikasi dari Konsulat Malaysia di Pontianak, mereka kami detensi,” tuturnya.

Reza mengingatkan kepada seluruh WNA yang berencana untuk masuk ke wilayah Indonesia, agar mematuhi aturan Imigrasi yang berlaku.

Termasuk memiliki dokumen dan izin yang sah sebelum melakukan perjalanan serta melalui tempat pemeriksaan Imigrasi.

“Kepatuhan terhadap aturan Imigrasi akan membantu petugas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Kesembilan WNA Malaysia yang dideportasi terdiri dari 7 orang laki-laki dan 2 orang wanita dengan identitas sebagai berikut:

1. Nama : Alex Mansul (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Sabah, 08 Desember 1976 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 761208-12-6275

2. Nama : Rozita Binti Ukab (perempuan) Tempat/ Tanggal Lahir : Sabah, 01 Agustus 1995 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 950801-12-7036

3. Nama : Henry bin Korom (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Sabah / 18 April 1985 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Kad Pengenalan: 850418-12-6403

4. Nama : Hasruddin bin Mohd Yusuf (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Selangor / 13 Mei 2006 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 060513-10-0643

5. Nama : Mohd Yusuf bin Uma (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Sabah / 02 Maret 1959 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 590302-12-5339

6. Nama : Muhammad Kaharuddin bin MOHD Yusuf (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Selangor / 15 April 2003 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 030415-10-0239

7. Nama : Aladin Anak Bakau (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Sarawak / 21 Mei 1986 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 860521-13-5331

8. Nama : Mathias Harry Anak Bakau (laki-laki) Tempat/ Tanggal Lahir : Sarawak / 26 April 1987 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 870426-13-5367

9. Nama : Nurul Ummi Natashia binti Suhardi (perempuan) Tempat/ Tanggal Lahir : Sabah / 08 Maret 1998 Warganegara : Malaysia Dokumen : Kad Pengenalan Malaysia Identity Card No Identitas : 980308-12-6520

Penulis: Febrianus Felis

Artikel ini telah tayang di dengan judul Imigrasi Nunukan Deportasi 9 WNA asal Malaysia, 6 Orang Sempat Diduga Terlibat Penyelundupan Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *